Ads 468x60px

Portal dunia maya yang menyediakan layanan informasi, konsultasi, sharing pengalaman seputar dunia tambak di Aceh

Featured Posts

Kamis, 02 April 2015

Pembuatan Pakan Buatan

Pembuatan Pakan Buatan

Pakan buatan adalah pakan yang terbuat oleh olahan kita. Pakan buatan merupakan pakan yang kita buat dari berbagaimacam tumbuhan dimana tumbuhan itu berada dalam lingkungan kehidupan kita. Proses pembuatan buatan adalah merupakan tahap pemilihan bahan baku pakan dan proses untuk penggilingan pakan. Dalam proses pembuatan pakan kita membutuhkan bebebrapa tahap pekerjaan yaitu dengan cara sebagai berikut:
pembuatan pakan buatan

  • Pemilihan bahan 
  • Pengilingan atau penepungan pakan
  • Pencampuran bahan
  • Pencetakan bentuk
  • Dan pengeringna pakan

  1. Pemilihan bahan adalah bahan baku yang terjamin kualitasnya agar pakan yang kita buat sesuai dengan yang kita inginkan
  2. Pengilingan atau penepungan adalah cara untuk mengiling bahan bahan yang sudah terpilih agar luas permukaannya. Dengan demikian kandungan nutrisi dari bahan tersebut sudah tercampur semua saat penggilingan pakan dilakukan sehingga kandungan nutrisi pada  pakan meninggi ketika dimakn oleh ikan.tahap penggilingan atau penepungan ini adalah tahap untuk mempermudah langkah langkah dalam tahap pencampuran bahan. Dalam tahap pengilingan atau penepungan ini kita juga harus memperhatikan sedikit hal yaitu partikel yang masuk melalui oksigen diudara. Jika penggilingan atau penepungan telah dilakukan sebaiknya bahan baku tersebut diaya agar menjadi lebih halus dan bahan ayakan dapat digunakan antara lain: ayakan kawat, ayakan kopi dll. Peralatan lainya yang dapat digunakan adalah seperti mesin penggiling pakan yang dibangkit dengan tenaga listrik karna alat ini dapat menghemat tenaga manusia.
  3. Pencampuran bahan baku adalah mencampurkan seluruh bahan dari volume tertinggi menjadi volume terkecil yang silakukan dalam wadah dan pengadukan dapat dilakukan dengan tangan atau alat.
  4. Pencetakan pakan, setelah semua bahan baku tercampur merata pakan dibentuk seperti adonan dan digiling kembali dengan penggilingan  daging dan bila mengunakan mesin cetak. Dan apabila mengunakan alat terbut maka bahan pakan tersebut harus dalaam keadaan kering dan tidak boleh basah atau lembek.
pembuatan pakan buatan


Dan juga sebelum kita membuat pakan pilihlah bahan bakunya yang berkualitas zat gizinya agar kebutuhan ikan tercukupi dalam pembuatan pakan kita harus memerhatikan asam aminoessensial karna sam amino tidak dapat disentis oleh tubuh ikan sehingga harus kita sediakan dalam pakan. Cara pembuatan pakan diatas dapat dilakukan langsung pada dasar tambak sebelum pemberian air dan bibit ikan. Setelah bahan organic difermentasi didasar tambak matang. Lalu masukkan air selama 3 hari sampai munculnya plankton dan ganging hijau di permukaan air kolam.setelah tiga hari baru ditambahkan kembali air ke dalam tambak hingga ketinggian secukupnya. Selanjutnya pada tahap ini pemberiaan pakan fermentasi diberikan setiap hari agar ikannya mempunyai nutrisi yang cukup untuk bertahan hidup dan berkembang biak.
Maka selesai pembuatan pakan tersebut lebih baik pakannya dijeur agar kering dan baru kemusian bias digunakan. Maka setiap pakan yang kita buat sesuai zat gizi dan kebutuhan nutrisi terhadap ikan yang kita budidayakan.

Demikianlah pemaparan teknik pembuatan pakan buatan:

By Amalia

Read more »»  

Jumat, 27 Maret 2015

Senin, 23 Maret 2015

Teknik Pengepakan Dan Pengangkutan Ikan

Teknik Pengepakan Dan Pengangkutan Ikan sering kita gunakan untuk memindahkan ikan hidup untuk di pelihara kembali di tempat yang lain. berikut ini ada beberapa tips dan cara Pengepakan Dan Pengangkutan Ikan.

Teknik Pengepakan dan Pengankutan Ikan


A.  Pengangkutan Ikan Hidup
Pengangkutan ikan hidup merupakan aspek yang memerlukan pengetahuan dan keterampilan khusus dalam teknik penanganan, pengangkutan, adaptasi dan aklimatisasi untuk menekan kematian selama perjalanan.  Pengangkutan dapat dilakukan dengan sistem terbuka dan tertutup.  Sedangkan ditinjau dari media pengangkutannya dapat digolongkan pada pengangkutan media air (basah) dan media kering.
Keberhasilan pengangkutan ikan hidup air tawar sangat dipengaruhi oleh kualitas ikan, kualitas media yang terdiri dari oksigen, pH, karbon dioksida, amoniak, suhu, serta kepadatan ikan.

1.  Sistem Pengangkutan
Pengangkutan ikan hidup berdasarkan bentuk wadah dilakukan dengan 2 cara, yaitu:

1.1.  Sistem terbuka
Pada sistem terbuka, air dalam wadah pengangkutan dapat berhubungan langsung dengan udara luar/bebas.  Sistem ini banyak digunakan untuk pengangkutan dengan jarak relatif dekat.  Wadah dapat berupa tangki (drum), plastik, logam baik dilengkapi aerasi maupun tidak.  Sistem terbuka baik digunakan untuk pengangkutan ikan konsumsi atau induk yang mempunyai duri keras, dan ikan-ikan yang mempunyai alat pernafasan tambahan (labirin, aborescen organ, dll).

1.2.  Sistem tertutup
Pada sistem tertutup, air dalam wadah tidak berhubungan langsung dengan udara di luar wadah dan sumber oksigen dipasok dalam jumlah tertentu.  Sistem tertutup ini memberikan efisiensi yang relatif tinggi pada jarak dan waktu tertentu terutama dalam penggunaan tempat dan sarana pengangkutan.
Wadah yang digunakan dapat berupa kantong plastik atau kemasan lain yang tertutup rapat.  Sistem ini sangat baik digunakan untuk ukuran benih, baik ikan-ikan yang bersirip keras dan lunak, maupun untuk induk ikan yang bersirip keras.

Demikianlah Teknik Pengepakan Dan Pengangkutan Ikan, semoga bermanfaat.
Read more »»  

Sabtu, 21 Maret 2015

Jumlah Duri Yang Ada Pada Ikan Bandeng (Chanos chanos)

Ikan Bandeng (Latin: Chanos chanos atau Inggris: Milkfish) merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki rasa yang spesifik, dan telah dikenal di Indonesia bahkan di luar negeri.

Diversifkasi olahan produk bandeng merupakan salah satu upaya untuk memenuhi selera masyarakat dalam mengkonsumsi ikan sebagai sumber protein, juga untuk merangsang perkembangan budidaya bandeng.

Akan tetapi, kelemahan dari bandeng yaitu banyaknya tulang dan duri di dalam tubuhnya sehingga berisiko tinggi bila dikonsumsi oleh anak-anak. Hal ini dapat mengurangi minat anak-anak untuk mengkonsumsi bandeng.

Gambar Ikan Bandeng (Chanos chanos)





Jumlah duri yang ada pada ikan bandeng yaitu sebagai berikut:


Terdapat duri bagian punggung ada 42 pasang duri yang bercabang yang menempel di bagian             dalam daging dekat dengan permukaan kulit bagian luar
Pada bagian tengah terdapat 12 pasang duri yang pendek pendek
Pada bagian rongga perut adanya 15 pasang duri pendek
Selanjutnya pada bagian perut yang paling dekat dengan ekor ada 12 pasang duri.

Read more »»  

Sabtu, 22 Oktober 2011

Temu Wicara ACIAR dengan Petambak Samalanga

Kegiatan temu wicara dengan petambak samalanga dilakukan untuk mengetahui perkembangan kegiatan budidaya ikan nila salin di tambak idle yang di bantu oleh ACIAR dan bekerja sama dengan BBAP Ujung Batee sebagai pendamping teknis.

Kedatangan TIM ACIAR didamping oleh BBAP Ujung Batee sebagai pendamping teknis kegiatan lapangan. ACIAR di wakili oleh Mike Rimmer, Imran Lapong, sedangkan dari BBAP Ujung Batee Coco Kokarkin selaku kepala balai, Hasan dan Ri Zal.


Rombongan sebelum melakukan kegiatan temu wicara melakukan kunjungan ke beberapa tambak yang terlibat dalam kegiatan budidaya ikan nila salin. Tambak pertama yang dikunjungi adalah milik Baihaki rombongan melihat nila yang telah di pelihara selama 3 bulan kegiatan berlangsung.



Selain ketambak Baihaki, rombongan juga melakukan peninjauan Mustapha, Khairul dan T Safwan. Rombongan dapat membandingkan pertumbuhan yang didapat di beberapa tambak tersebut. Tambak yang memiliki tumbuhan air sejenis cabomba memiliki pertumbuhan yang lebih baik bila di bandingkan dengan tambak yang tidak memiliki tumbuhan air.






Kunjungan terakhir dilakukan ke tambak T Syeh Marhaban tempat temu wicara dilakukan. Rombongan melihat pertumbuhan yang cukup baik di tambak Marhaban, di duga pertumbuhan yang cukup baik ini dikarenakan banyaknya tumbuhan air yang masih berlimpah di dalam tambak.



Kegiatan temu wicara di hadiri oleh para petambak yang terlibat dalam kegiatan budidaya ikan nila salin. Temu wicara dipimpin oleh Hasanuddin, Mike dalam sambutannya sangat berharap kegiatan yang dilakukan dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat samalanga. Sedangkan Coco Kokarkin menjelaskan secara teknis tentang usaha pembenihan ikan nila salin.

Dalam temu wicara petambak yang diwakili oleh T Safwan mengatakan diharapkan kedepannya kegiatan ini dapat berlanjut tetapi kami tidak ingin mendapatkan benih kembali tetapi kami membutuhkan beberapa induk ikan nila karena selama kegiatan ini berlangsung sangat banyak masyarakat yang bertanya benih ikan nila yang bagus ini didapat dari mana?.

Menurut beliau masyarakat melihat perbedaan yang begitu baik bila di bandingkan dengan benih yang berasal dari daerah setempat atau lokal punya. Hal ini di jawab oleh Coco Kokarkin dengan teknik pembenihan ikan nila secara sederhana. Menurut Coco pembenihan ikan nila dapat dilakukan dengan menggunakan 3 buah hapa, hapa pertama untuk pemeliharaan induk jantan, hapa kedua untuk pemeliharaan induk betina sedangkan hapa ketiga untuk tempat pemijahan atau perkawinan.

Temu wicara diakhir dengan pesan dari Hasan untuk para petambak, dipesankan agar para petambak menghitung dan mencatat pakan yang digunakan serta jumlah panen nantinya, karena menurut beliau kegiatan ini bukan hanya kegiatan bantuan tetapi kegiatan penelitian yang nantikan data yang didapat dapat digunakan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.



Read more »»