Register

Agenda AACC kedepan

  1. Kunjungan Lapangan ke ALSC - 10 Maret 2011
  2. Penerbitan Majalan AACC - 20 Maret 2011
  3. Kunjungan Tim ACIAR April 2011

Halaman Website

Suka Website ini

Home Berita Latest Di Paser, Limbah Sawit untuk Budidaya Magoot
Banner

Feed Display

Please make the Cache directory writable.
Di Paser, Limbah Sawit untuk Budidaya Magoot PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 25 April 2010 08:42

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Sarassani

GROGOT, TRIBUNKALTIM.co.id - Banyak masyarakat Paser yang mengusahakan tambak ikan, dan tak sedikit uang yang harus mereka keluarkan untuk membeli pakan ikan.

Untuk membantu petani tambak menghemat pengeluaran, Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Paser menawarkan konsep sawit dan ikan.

Konsep sawit dan ikan ini menurut Kepala DKPP Paser Ir Asmuni Samad, perlu sedikit usaha dari petani, terutama dalam mendapatkan kernel (bungkil atau biji sawit), usus ayam atau usus ikan. Kernel harus ditumbuk halus sebelum dicampur dengan usus, kemudian diamkan beberapa hari untuk menghasilkan magoot (sejenis larva) atau pengganti pakan ikan.

"Bungkil kelapa sawit (kernel-red) merupakan limbah dari pabrik Crude Palm Oil (CPO), dan sedikitnya ada 4 pabrik CPO di Paser. Usus ayam atau ikan pun mudah didapat, jadi budidaya maggot cukup mudah. Disamping itu, kandungan proteinnya cukup tinggi dan ikan sangat menyukainya, bisa juga dimanfaatkan untuk pakan burung," jelasnya. (*)

 

Last Updated on Saturday, 05 March 2011 01:02
 

Archive