





![]() | Today | 8 |
![]() | Yesterday | 31 |
![]() | This week | 39 |
![]() | This month | 1668 |
![]() | All days | 35648 |
Alhamdulillah akhirnya nener yang di produksi oleh tim pembenihan bandeng di BBAP Ujung Batee telah sampai ke pembelinya Pak Ayi di Gampong Alu Puta Kecamatan Matang Kabupaten Bireun Provinsi Aceh.
Setelah lama menunggu di tempat yang telah disepakati untuk bertemu akhirnya kami pun bertemu dengan Pak Ayi seorang pengusaha di bidang jual beli nener bandeng di Kabupaten Bireun. Setelah berbincang sebentar kami pun menuju ke lokasi pendederan milik Pak Ayi di Alu Puta
Karena tiba saat malam hari nener yang telah sampai di tempat pendederan Pak Ayi langsung di ganti airnya dan di packing ulang serta ditambahkan oksigen. Hal ini dilakukan agar nener yang sudah di packing tidak menjadi stress dan menyebabkan kematian karena nener harus bertahan hingga pagi hari untuk ditebar ke dalam tambak pendederan tutur Pak Ayi
Viral Necrosis Nerveus (VNN) disebabkan oleh virus family Nodaviridae, virus ini akan merusak organ targetnya y
| Pertemuan AACC-ALSC dan Training Staf ALSC di BBAP Ujung Batee |
|
Aceh Aquaculture Communication Centre (AACC) yang berlokasi di BBAP Ujung Batee adalah mitra kerjasama dengan Aquaculture Livelihood Service Center (ALSC). ADB ETESP perikanan menfasilitasi pertemuan antara AACC-ALSC yang diselenggarakan selama dua hari di BBAP Ujung Batee pada tanggal 25-26 februari 2009. Pertemuan awal ini merupakan kunjungan ALSC ke AACC sekaligus pengenalan antara kedua pusat komunikasi tersebut. Staf ALSC yang mengikuti pertemuan ini berjumlah 12 orang dari perwakilan 3 ALSC di daerah yaitu Jangka, Gandapura dan Samalanga. Anggota ALSC berasal dari berbagai kalangan antara lain ketua kelompok tani, anggota kelompok tani, petani tambak dan tenaga penyuluh. Kegiatan dalam pertemuan AACC-ALSC antara lain pengenalan sistem kerjasama AACC-ALSC, pengenalan staf dan fasilitas yang dimiliki AACC serta pelatihan singkat bagi staf ALSC yaitu pelatihan dasar-dasar komputer dan internet, pelatihan cara pengambilan, penanganan dan pengiriman sampel untuk diagnosa penyakit serta penggunaan alat pengukuran kualitas air. Pembicara dalam pertemuan tersebut antara lain Bapak Ravikumar yang menyampaikan sistem kerjasama AACC-ALSC, Bapak Coco Kokarkin sebagai kepala BBAP Ujung Batee yang memberikan pengantar tentang potensi perikanan budidaya, konsep pengembangan perikanan budidaya serta peran pusat komunikasi dalam pengembangan perikanan. Widya Puspitasari sebagai manajer AACC memperkenalkan staf dan fasilitas yang dimiliki AACC untuk mendukung kegiatan kerjasama AACC-ALSC. Pelatihan dasar-dasar komputer.
|