Register

Agenda AACC kedepan

  1. Kunjungan Lapangan ke ALSC - 10 Maret 2011
  2. Penerbitan Majalan AACC - 20 Maret 2011
  3. Kunjungan Tim ACIAR April 2011

Halaman Website

Temukan Lokasi

Untul mengetahui lokasi dalam peta, silahkan masukkan alamat Anda.
Address:
City:
State:
Zip:
OS : Linux k
PHP : 5.2.9
MySQL : 5.0.92-community-log
Time : 03:13
Caching : Disabled
GZIP : Disabled
Members : 2
Content : 45
Web Links : 11
Content View Hits : 18393

Advertisement

Featured Links:
Joomla!
Joomla! The most popular and widely used Open Source CMS Project in the world.
JoomlaCode
JoomlaCode, development and distribution made easy.
Joomla! Extensions
Joomla! Components, Modules, Plugins and Languages by the bucket load.
Joomla! Shop
For all your Joomla! merchandise.

Statistik Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday8
mod_vvisit_counterYesterday31
mod_vvisit_counterThis week39
mod_vvisit_counterThis month1668
mod_vvisit_counterAll days35648

We have: 2 guests online
Your IP: 38.107.179.241
 , 
Today: May 21, 2012

Suka Website ini

Home
Banner
3
2
1
  • Petambakaceh.org adalah sebuah web portal untuk para petambak di Aceh. Temukan berbagai informasi seputar dunia tambak di sini.

     

    Kami menyediakan informasi seputar perkembangan dunia pertambakan di Aceh pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Ikutilah informasi tentang tehnik terbaru dalam dunia tambak, penemuan-penemuan berbasis teknologi yang memudahkan kerja anda, pengalaman-pengalaman para petambak di Aceh dan Indonesia yang bisa anda ikuti. Ingin tahu lebih lanjut? klik disini

  • Bingung dengan berbagai penyakit ikan anda? atau anda tidak tahu apa yang anda lakukan jika banjir melanda dan merusak tambak anda? anda butuh bantuan ahli? tanyakan dan konsultasikan pada kami, dan anda akan mendapatkan jawabannya dari para ahli dibidangnya. Silahkan klik menu dibawah ini sesuai dengan menu yang anda inginkan.

     

    Kirim Pertanyaan, Daftar Konsultasi, Konsultasi Teknis, Konsultasi Training, Konsultasi Penyakit, Konsultasi Umum

  • Sebagai seorang pengusaha tambak, atau penyuka produksi tambak informasi seputar tambak adalah kebutuhan anda. Kami menyediakan informasi yang anda butuhkan disini.

     

    Ada banyak informasi seputar tambak yang bisa kami berikan. Namun informasi yang tidak relevan tidaklah memberikan efek yang baik untuk para pecinta tambak, karena itu kami sediakan info terbaik bagi kebutuhan anda. Klik disini

  • 1 Anda sedang menjalankan usaha penggemukan udang, atau pembibitan udang, atau mungkin anda adalah seorang pengusaha restoran yang sangat membutuhkan informasi harga udang, silahkan klik disini, kami menyediakan informasi tentang harga udang terkini yang langsung kami expport informasinya dari situs harga udang ternama.
  • pastarchivesDunia tambak penuh dengan berbagai tantangan. Ada banyak referensi yang anda perlukan untuk menghandel setiap masalah dalam dunia tambak. Kami pahami permasalahan anda dan kami sediakan portal menarik ini. Link ke perpustakaan online petambakaceh.org. Temukan berbagai literatur, buku-buku, hasil penelitian seputar tambak, lalu download dan pelajari. Klik disini

Feed Display

No Feed URL specified.
100000 Nener Pun Sudah Berpindah Tangan
Tuesday August 23, 2011

Alhamdulillah akhirnya nener yang di produksi oleh tim pembenihan bandeng di BBAP Ujung Batee telah sampai ke pembelinya Pak Ayi di Gampong Alu Puta Kecamatan Matang Kabupaten Bireun Provinsi Aceh.

Setelah lama menunggu di tempat yang telah disepakati untuk bertemu akhirnya kami pun bertemu dengan Pak Ayi seorang pengusaha di bidang jual beli nener bandeng di Kabupaten Bireun. Setelah berbincang sebentar kami pun menuju ke lokasi pendederan milik Pak Ayi di Alu Puta

 

Karena tiba saat malam hari nener yang telah sampai di tempat pendederan Pak Ayi langsung di ganti airnya dan di packing ulang serta ditambahkan oksigen. Hal ini dilakukan agar nener yang sudah di packing tidak menjadi stress dan menyebabkan kematian karena nener harus bertahan hingga pagi hari untuk ditebar ke dalam tambak pendederan tutur Pak Ayi

Potensi Perikanan di Desa Kuala Sp Ulim Kabupaten
Potensi Perikanan di Desa Kuala Sp U
Petambak Aceh di Wawancara Oleh Jurnalis Australia
Senin 4 Juli 2011, AACC Ujung Batee
Penguman lelang BBAP Ujung Batee
Monday October 31, 2011
lelang_lagi
Penebaran Bandeng Air Tawar di Waduk Keliling
Penebaran bandeng air tawar dilakuka
Pencontohan Pendederan Udang Bebas Virus
Ujungbatee, 01 Juli 2011, Setelah Ba
Apa Itu VNN?
Thursday October 08, 2009

 

 

Viral Necrosis Nerveus (VNN) disebabkan oleh virus family Nodaviridae, virus ini akan merusak organ targetnya y

Waspadai Virus Baru Di Aceh
Oleh Syafrizal, S.Pi*)

Mu
Dampak Luapan Lumpur Lapindo Terhadap Tambak
Lumpur panas mulai cemari ta
Waspadai Virus Baru Di Aceh

Oleh Syafrizal, S.Pi*)

Muncul virus baru dapat di terjadi karena adanya introduksi hewan dari luar wilayah Indonesia ke dalam wilayah Indonesia. Introduksi memiliki tujuan memperkaya genetic dan plasma nuftah, dan untuk mengambil sifat-sifat unggul dari hewan yang di intoduksi. Namun sayang apabila dalam melakukan introduksi tidak memperhatikan prinsip-prisip ekologis hanya untuk keuntungan semata sehingga
Sejarah Udang Vannamei
Habitat asli dari udang vannamei adalah sepnajang pantai pacific meksiko dan Amerika Selatan dan Tengah Hingga pantai selatan Peru dengan temperature lingkungan 20oc sepanjang tahun. Penelitian tentang udang pertama kali dilakukan pada tahun 1970 oleh peneliti dari perancis di Tahiti tentang pemijahan intensif pada beberapa species udang, P. japonicus P. monodon P. vannamei and P. stylirostris.
Pada tahu 1970-an dan 1980 an udang vannamei di bawa dari habitat alami dan introduksikan ke Pantai barat dan utara pacific amerika tepat di Amerika serikat dan Hawaii dan berkembang sangat pesat. Sedangkan inntroduksi udang vanamei pertama kali di lakukan di asia pada tahun 1978/79 di Filiphina. Pada tahun 1988 di lakukan percobaan tentang penerapan budidaya udang vanammei di china daratan oleh marine instate Texas University, dan pada tahun 1994 china telah mampu mengembangkan benur udang vanammei. Pada tahun 1987 dilakukan hal yang sama di philipina dengan mengintoduksi benur sebanyak 100000 dari agromarina Panama tidak tidak berhasil.

Introduksi Udang Vannamei
Introduksi udang vanamei pertama kali di Indonesia di lakukan pada tahun 2001 dengan induk dan benur berasal dari Hawaii, pada umumnya di Indonesia lebih banyak membudidayakan udang windu peneus monodon dan udang putih peneus mergeninsis. Intoduksi ini di sebabkan kegagalan budidaya udang windu, Penaeus monodon dimulai sejak tahun 1991, dengan menurunnya produksi dari 140.000 metrik ton menjadi 100.000 metrik ton pada tahun 1996 yang disebabkan oleh serangan virus wssv.
Keunggulan dari udang vannamei ini adalah mampu di pelihara dengan sistim intesif dan dengan kepadatan tinggi. Berat udang ini dapat bertambah lebih dari 3 gram tiap minggu . Berat udang dewasa dapat mencapai 20 gram dengan pertumbuhan udang betina lebih cepat di bandingkan dengan udang jantan.
Tapi sayang keunggulan dari udang vannamei ini juga mengakibatkan adanya beberapa serangan jenis penyakit baru dan menyerang pada komoditas asli di Indonesia yaitu udang windu. Diduga virus yang menyebakan kematian berasal dari negara asal udang vannamei. Adapun serangan virus yang berasal dari udang ini antara lain :
•    Taura syndrome tipe A, B, C, : dengan ciri-ciri warna kemerahan pada ekor dan bintik-bintik hitam pada tubuh
•    Infectious Hypodermal and Hematopoitic Necrosis Virus (IHHNV Tipe 1) : dengan cir-ciri rostrum benkok, kelainan bentuk ekor dan segmen perut ke enam
•    Infectious Myonecrosis (IMNV Tipe 1 dan 2) : dengan ciri-ciri otot berwarna putih pada perut.
<!--[if gte mso 9]><![endif]-->
Sangat berbahayanya virus yang di bawa oleh udang vannamei ini pada Desember 2007, pemerintah kembali melarang impor dengan mengeluarkan peraturan bersama Menteri Perdagangan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan. Setelah melakukan review selama 6 bulan, akhirnya pada 27 Juni lalu, pemerintah mengeluarkan kembali peraturan bersama no. 23 tahun 2008 yang berisi pelarangan impor udang jenis jenis tertentu masuk ke wilayah Indonesia. Hal ini dilakukan demi kelangsungan petani maupun pelaku usaha.
Semoga Aceh Tidak Ada Udang Vannamei
Apabila udang vannamei masuk ke Provinsi Aceh, maka semua stoke holder perikanan yang ada di provinsi Aceh harus siap dengan segala kemungkinan. Sampai saat ini serangan virus yang menyebabkan kematian pada tambak udang windu hanya berasal dari wssv. Sangat berbeda pada daerah yang memiliki budidaya udang vannamei.
Kejadian serupa bisa berulang bila kita memperbolehkan udang vanamei masuk ke Aceh. Akan ada petambak yang memasukkan udang vaname tidak bersertifikat yang tidak bebas virus misalkan IHHNV, MyO, TSV, HPV dll maka udang windu Aceh dengan sumber genetic terkaya akan menjadi udang dengan virus terkaya Postulat ilmiah akan berlaku, sekali masuk, virus tidak akan bisa dibersihkan, kalaupun udang windunya kuat, kita belum tahu apa yang akan terjadi pada udang jenis lain yang ada misalkan udang putih, metapenaeus dan rebon yang juga dijadikan komoditas ekonomi nelayan setempat.
Mengapa ?
Aceh dikenal penghasil induk udang terbaik di dunia, seperti di pantai Timur, di kawasan Pereulak, induk udang windu berkualitas prima dihasilkan setiap hari. Di pera
iran inilah para pedagang mengekspor udangnya ke Malaysia , Thailand , India dan juga untuk mendukung produksi udang windu di Sulsel, Jawa Tengah hingga Tarakan dan Kalimantan lainnya. Udang perairan ini memiliki kualitas genetic yang baik sehingga selalu dipakai sebagai sumber induk penjenis bagi perusahaan2 penghasil udang windu dunia.

Pada era booming udang windu tahun 1980an petambak petambak di Aceh Timur sering tidak sabar menunggu giliran produksi benih dari daerah setempat sehingga ada yang mengimpor benihnya dari Sumatera Utara , Lampung dan Jawa Barat. Akibatnya bisa ditebak, induk alamnya mulai terkena WSSV walaupun masih rendah (maksimum 2 %) hingga sekarang.


Alasan kedua, Aceh sekarang sedang mengembangkan jenis udang baru yaitu udang Lambouh dengan nama ilmiah Penaeus titik titik karena belum ketahuan jenisnya. Namun dikalangan cold storage sumatera dikenal sebagai White tiger shrimp. Udang ini secara fisik terukur mirip udang windu mulai dari rostrum, hepatic carina, morfologis dll namun pola warnanya sangat berbeda karena tubuhnya dan antenanya polos tidak berbelang serta kaki renangnya merah. Tekstur dagingnyapun kenyal mirip udang windu. Dalam pemeliharaan tradisional 3.5 bulan diperoleh biomass 720 kg per Ha dengan ukuran rerata 22.5 gram, tanpa kincir dan air baru. Udang ini hanya diperoleh pada bulan Nopember hingga awal februari sehingga masih terhitung langka.
Bisa dibayangkan bila udang vanamei diintroduksikan dipantai Barat Aceh, maka akan terjadi kisah serupa dengan windu aceh timur atau bahkan lebih parah akibatnya, tidak ada yang tahu dan tidak perlu dipakai coba coba., sehingga kekayaan genetic udang di perairan Aceh harus di lindungi.
*) Staff Laboratorium Balai Budidaya Air Payau